
Damunews | Jakarta, 7 Agustus 2023 – Acara Asean Intercultural and Interreligious Dialogue Conference 2023 resmi dibuka oleh Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo di Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada tanggal 6 hingga 8 Agustus tahun ini. Konferensi yang bertujuan untuk mempromosikan dialog antaragama dan budaya di Asia Tenggara ini menjadi tempat berkumpulnya tokoh-tokoh agama ternama, termasuk Dr. H. Syamsuar M.Ag, Rektor STAIN Tengku Dirundeng Meulaboh, dan Gus Yahya, Ketua Umum PBNU Pusat.
Bapak Presiden RI, Ir. Joko Widodo, dalam pidatonya pada pembukaan acara, menggarisbawahi pentingnya kerukunan dan kerjasama antaragama dalam membangun masyarakat yang berkeadaban dan harmonis. Beliau menyambut baik konferensi ini sebagai sarana untuk memperkuat toleransi dan mengatasi perpecahan di tengah masyarakat yang multikultural.
Dr. H. Syamsuar M.Ag, selain menjabat sebagai Rektor STAIN Tengku Dirundeng Meulaboh, juga berperan sebagai Pembina Dayah Darul Mutaallimin. Dikenal sebagai seorang cendekiawan muslim yang vokal dan berpengaruh, Dr. H. Syamsuar M.Ag berbicara dalam salah satu sesi diskusi tentang pentingnya pendidikan agama yang inklusif dan berwawasan global dalam mengembangkan pemahaman yang lebih baik antaragama.
Gus Yahya, Ketua Umum PBNU Pusat, juga turut memberikan kontribusi penting dalam konferensi ini. Sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam organisasi Nahdlatul Ulama, Gus Yahya berbicara tentang peran Nahdlatul Ulama dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan di Indonesia, serta bagaimana model ini dapat menjadi contoh bagi negara-negara ASEAN lainnya.
Konferensi Asean Intercultural and Interreligious Dialogue Conference 2023 ini menghadirkan sejumlah sesi diskusi, lokakarya, dan presentasi ilmiah yang membahas berbagai aspek kerukunan antaragama dan budaya. Partisipasi aktif dari para tokoh agama, akademisi, dan pemimpin masyarakat diharapkan dapat memberikan pandangan yang mendalam tentang bagaimana memperkuat harmoni di tengah keragaman yang semakin kompleks.
Dengan dukungan penuh dari Bapak Presiden dan kontribusi berharga dari para tokoh agama seperti Dr. H. Syamsuar M.Ag dan Gus Yahya, Asean Intercultural and Interreligious Dialogue Conference 2023 diharapkan akan memberikan dampak positif dalam mempromosikan kerukunan antaragama dan budaya di seluruh kawasan Asia Tenggara.

